Incumbent Diprediksi Kembali Berjaya

Tampuk kekuasaan Bupati MZA Djalal-Wakil Bupati Khusen Andalas tampaknya tidak tergoyahkan. Duet incumbent ini unggul jauh dari para pesaingnya dalam pemungutan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Jember, kemarin. Dari sejumlah penghitungan cepat (quick count) maupun real count pasangan yang diusung Koalisi PDI Perjuangan,PAN,PPP,Golkar, Hanura,dan PKNU itu mendapatkan suara terbanyak dari tiga pasangan lainnya. Berdasarkan perhitungan sementara real count versi Relawan Cerdas (Wandas) Taruna Jember hingga petang kemarin Djalal-Khusen unggul di 31 kecamatan. Koordinator Lapangan Wandas Taruna Jember,M Yasin,menuturkan pasangan cabup nomor 4 diprediksi akan mampu menang secara mutlak di seluruh kecamatan. Hingga petang kemarin, cabup MZA Djalal MZA Djalal-Kusen Andalas sementara sudah meraih 421.597 suara atau 58% dari total suara. Posisi kedua ditempati pasangan Bagong Sutrisnadi-M Mahmud.

Cabup-cawabup nomor urut 2 itu memperoleh suara 159.604 suara atau 22%. Selanjutnya, disusul cabup nomor urut 3 Guntur Ariyadi-Gus Aab dengan perolehan suara 114.206 atau 15,7%. Untuk cabup nomor 1 Sholeh-Dedi Iskandar masih berada di urutan buncit dengan perolehan suara 31.254 atau 4,3%. “Penghitungan suara bagi empat pasang calon bupati masih diproses. Tim kami terus melakukan penghitungan di 247 desa yang tersebar di 31 kecamatan se-Jember,” ungkap M Yasin kemarin. Sementara Sekretaris Tim Sukses Cabup MZA Djalal-Kusen Andalas, M Jufreadi,mengungkapkan mereka yakin Pilbup Jember berlangsung satu putaran.

Berdasarkan hitungan internal Tim Djalal- Khusen pasangan M Soleh-Dedy Iskandar memperoleh 40.222 suara (4,1%), pasangan Bagong Sutrisnadi- M Mahmud sebanyak 210.560 suara (21,6%).Pasangan Guntur Ariyadi- Abdullah Samsul Arifin sebanyak 150.779 suara (15,5%),dan pasangan MZA Djalal-Kusen Andalas sebanyak 571.551 suara (58%). “Kami sudah selesai melakukan penghitungan melalui saksisaksi yang kami tempatkan di masing- masing tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 3.944 TPS,” papar Ketua Fraksi PKNU di DPRD setempat ini. Sebelum saya melanjutkan artikel ini, saya akan memberikan dukungan sitmap untu blog kawan saya:

ilmu rayap



Type Approval Indonesia



Nggo Kontes



Berita Kita



Dunia Berita



Hari™



Berita Terkini



Leak



Type Approval Partnership



Brita Utama



Reuni17



Xipoq



Indonesia Type Approval



SEO Blogger Blogspot



grandong blog



Berita Terkini



Secara terpisah, tim sukses pasangan Bagong Sutrisnadi-M Mahmud, Anugerah Leksmana, mengungkapkan ada tiga cara penghitungan yang dilakukan yakni quick count, real count, dan SMS center, supaya hasilnya valid.“Hingga malam ini, penghitungan masih terus dilakukan dan belum 100% tuntas,” ujarnya. Pasangan M Soleh-Dedy Iskandar memperoleh suara sebanyak 10%,pasangan Bagong Sutrisnadi- M Mahmud memperoleh sebanyak 31,6%, pasangan MZA Djalal-Kusen Andalas sebanyak 38,7%.“Hasil perolehan suara tersebut masih sekitar 3.015 TPS dari total TPS Pilbup Jember sebanyak 3.944 TPS,” urainya.

Kader Partai Demokrat Jember yang juga Ketua Tim Kampanye cabup Guntur, Suprapto, memaparkan mereka terus berkoordinasi dengan basis massanya, baik dari kalangan Demokrat maupun kalangan Nahdliyin. Koordinasi itu untuk mengecek kebenaran proses maupun penyebab cabup Guntur yang perolehan suaranya kurang signifikan.“Kami tunggu hasil resmi dari KPU saja,”ujarnya. Sementara itu, hasil penghitungan yang dilakukan internal Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Jember di 16 kecamatan menyebutkan pasangan nomor urut 1 mendapatkan 20.717 suara, pasangan nomor urut 2 sebanyak 88.794 suara,pasangan nomor urut 3 sebanyak 69.858 suara, dan pasangan nomor urut 4 sebanyak 271.244 suara.

Secara terpisah, Gogot Cahyo Baskoro, salah satu anggota KPU Jember mengungkapkan dari 3909 TPS yang tersebar se-Jember secara umum pencoblosan berlangsung tanpa kendala.Namun, dia masih memaklumi pernik-pernik kecil yang mewarnai Pilbup.“Salah satunya daftar pemilih tetap.Semalam, kami melakukan pantauan Kecamatan Semoro terkait masalah DPT dan bisa teratasi karena ada sebagian warga yang tidak masuk dalam DPT maupun undangan,” urainya. Dia juga turut menyayangkan keterlibatan oknum KPPS dalam insiden pembakaran DPT di TPS 37 Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Sebagai bagian tidak terpisahkan dari penyelenggara pilbup seharusnya petugas KPPS ikut meredam aksi massa maupun provokasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel