April 2011, Venues SEA Games Dievaluasi

Seluruh venues yang dibangun Pemprov Sumsel akan dievaluasi Deputy Indonesia SEA Games Organization Comitte (INASOC) sebelum resmi digunakan pada SEA Games XXVI 2011.

Evaluasi direncanakan pada April 2011. Kepala Bidang Sumber Daya Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel Irhamni mengungkapkan,evaluasi seluruh venues SEA Gamesdilakukan untuk mengetahui standardisasi kelayakan sebelum digunakan dalam ajang olahraga internasional.“Kalau tak memenuhi standar,bisa saja kemungkinan cabang olahraga (cabor) yang bersangkutan dipindah ke tempat lain,” kata Irhamni kemarin.

Meski demikian,Pemprov Sumsel optimistis bisa memenuhi standar internasional yang sudah ditetapkan INASOC dan seluruh venues yang dibangun selesai tepat waktu. Menurut dia, setelah SEA Games, venues yang sudah dibangun tetap dimanfaatkan untuk kejuaraan olahraga internasional maupun ajang olahraga tingkat nasional. Selain itu,fasilitas tersebut bisa digunakan untuk membina atlet Sumsel.

“Kalau soal penentuan atlet yang akan dipakai dalam SEA Games itu ditentukan secara nasional. Atlet asal Sumsel tentu terlibat di dalamnya,”ujarnya. Sementara itu, Kepala UPTD Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan Dinas PU Cipta Karya KM Aminuddin menjelaskan, hasil kesepakatan antara Pemprov Sumsel dan INASOC pada 4 Agustus lalu di Jakarta ditetapkan, Sumsel ditunjuk menyelenggarakan 21 cabor dari 44 cabor yang dipertandingkan dalam SEA Games.

“Dengan adanya persetujuan tersebut, kami fokus membangun apa saja yang dibutuhkan untuk SEA Games, seperti pembangunan venues dan rehab fasilitas olahraga maupun transportasi atlet,”kata Aminuddin. Seluruh fasilitas baru untuk SEA Games menggunakan dana yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Beberapa perusahaan yang ikut terlibat pembangunan tersebut antara lain Chonoco Philips, Pertamina,PTBA. Sementara rehabilitasi venues menggunakan dana APBN dengan total sebesar Rp147 miliar.

“Sebagian rehab venuesjuga ditawarkan kepada pihak ketiga. Sementara, penggunaan dana APBN digunakan sesuai kebutuhan,” ucapnya. Dia mengatakan, pembangunan seluruh fasilitas SEA Games memenuhi standar internasional sedangkan peralatan yang digunakan didatangkan langsung dari Jakarta.

Selain menyiapkan venues, Pemprov Sumsel menyediakan perkampungan atlet yang terdiri atas empat lantai untuk menampung 4.140 orang. “Kita optimistis, tiga bulan sebelum pelaksanaan SEA Games, semua fasilitas yang digunakan rampung. Untuk itu, kita akan melakukan pembangunan dalam waktu dekat ini,”ujarnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel