Oknum Polisi Ditangkap saat Bersama Bandar Ineks

Brigadir Andi Kusumaheri, oknum polisi anggota Polsek Seberang Ulu II, terpaksa berurusan dengan Propam Poltabes Palembang.

Pasalnya, dia tertangkap saat sedang bersama bandar ineks Esniwati yang selama ini menjadi target operasi Direktorat Narkoba Polda Sumsel. Dari tangan tersangka berhasil diamankan insek, sebanyak 109 butir merah jambu berlogo S dan walet yang tersimpan dalam lima kantong plastik transparan yang dimasukkan ke amplop serta dibalut kresek hitam.

Warga Jalan Aiptu A Wahab Lr Pelangi No 330,Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I,Palembang, ini diringkus saat akan melakukan transaksi di depan Lr Juwita, Kelurahan Tuan Kentang,Kecamatan Seberang Ulu I,Palembang. Saat akan ditangkap, tersangka sempat membuang sebuah bungkusan hitam dengan tangan kirinya ke arah bawah.Namun, aksi tersebut terlihat petugas yang melakukan penyergapan dan memerintahkan tersangka mengambilnya.

Saat dibuka, terdapat 58 butir ineks logo walet dan 51 butir ineks logo S merah jambu. Yang mengejutkan,orang yang membonceng bandar ineks yang telah lama diburu tersebut merupakan oknum anggota polisi yang bertugas di SPK Polsek SU II,Brigadir Andi Kusumaheri. Di hadapan petugas,Esniwati membantah bahwa barang terlarang tersebut miliknya. Saat ditangkap, dia mengaku sedang mencari makanan untuk berbuka puasa bersama Brigadir Andi.

Namun,belum sempat membeli makanan,mereka disergap sejumlah anggota polisi dari Direktorat Narkoba Polda Sumsel di depan Lr Juwita.“Aku tidak tahu itu barang milik siapa. Karena saat disuruh berhenti oleh polisi, aku langsung turun dan mendekati salah satu petugas serta memeriksa seluruh isi dompet. Setelah itu, aku disuruh mengambil dan membuka bungkusan hitam yang berada di dekat motor.Saat dibuka,ternyata isinya ineks,”ujarnya.

Kapolda Sumsel Irjend Pol Hasyim Irianto melalui Direktur Direktorat Narkoba Polda Sumsel Kombes Teguh Prayitno mengungkapkan, tersangka Esniwati merupakan target operasi yang telah lama diincar.Namun,setelah beberapa kali dilakukan penggerebekan di rumah tersangka, tidak pernah ditemukan barang bukti.

“Dia (tersangka) dikenal cukup licin karena kita sudah sekitar tiga kali menggerebek rumahnya, tetapi selalu tidak ditemukan barang bukti.Maka itu, kita memancingnya keluar untuk melakukan transaksi dan rencana tersebut ternyata membuahkan hasil,”ungkap Teguh.

Sedangkan, mengenai keterlibatan oknum polisi, pihaknya segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan tes urine yang hasilnya diserahkan ke Propam Poltabes Palembang.“Saat ini status oknum polisi itu masih sebagai saksi,” ungkapnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel