Pola teror bom buku

Pola teror bom buku yang tengah tren saat ini sejatinya bukan barang baru. Dulu kelompok Cimanggis pernah menerapkan strategi serupa untuk menyelamatkan Noordin M Top dari kejaran polisi.

“Tapi saat itu tidak dalam bentuk bom buku, seingat saya pada 2004-2005. Kalau bentuk buku baru kali ini,” ujar pengamat intelijen Universitas Indonesia (UI) Andi Widjajanto kepada media massa di Jakarta, Senin (21/3/2011).

Upaya kelompok Cimanggis kala itu, sambung Andi, cukup sukses untuk mengalihkan perhatian polisi yang semula fokus memburu Noordin M Top. Yaitu dengan cara melakukan teror bom secara acak.

“Bukan bom bunuh diri tapi paket-paket bom yang saat itu diduga untuk memberikan ruang gerak kepada Noordin M Top, untuk pengalihan konsentrasi polisi,” bebernya.

Andi tidak menyalahkan polisi yang dituding lamban dalam menangani teror semacam ini. Pasalnya jenis bom buku mudah diproduksi dan banyak individu yang memiliki kemampuan merakitnya.

“Pencegahan dini sulit karena pelakunya sulit dilacak. Semua orang yang belajar tingkat dasar mampu membuatnya,” katanya.

“Beda dengan bom Noordin, teknologi rumit dan bahannya juga campuran. Jadi ada ciri khasnya, dan lebih mudah untuk dilacak,” tandasnya. Demikian Update Info tentang Pola teror bom buku.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel