Samsat Drive Thru

Setelah membuka Samsat Drive Thru di Kota Makassar, Parepare, dan Kabupaten Gowa, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulsel berencana membuka layanan yang sama di empat kabupaten. Empat daerah tersebut, yakni Kabupaten Wajo, Sidrap, Bone, dan Toraja. Kepala Dispenda Sulsel Arifuddin Dahlan mengungkapkan, penambahan Samsat Drive Thru dilakukan guna memaksimalkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), yang selama sistemnya masih mengadopsi manual alias pelayanan di kantor Samsat. “Empat drive thru ini akan melengkapi drive thru yang sudah dibangun di Makassar, Parepare, dan Gowa.

Dengan pelayanan ini masyarakat diharapkan semakin mudah membayar pajak,” ungkapnya kepada media massa di DPRD Sulsel, kemarin. Untuk membangun satu unit drive thru, dibutuhkan anggaran Rp150 juta. Dana tersebut dipakai membangun fisik kantor dan memasang perangkat pembayaran sistem online yang terhubung ke kantor pusat di Makassar. Karena itu, secara bertahap wilayah yang cukup banyak wajib pajaknya dulu yang disasar untuk itu.

Sisanya akan menyusul karena memang sudah menjadi target memasang jaringan online di seluruh kantor Samsat yang ada di 24 kabupaten/kota minus Toraja Utara (Torut). “Kami sudah memaksimalkan sarana penunjang yang ada untuk menagih wajib pajak. Termasuk mengoperasionalkan satu unit mobil Samsat keliling di seluruh kabupaten,” papar dia. Program ke depan tak hanya sistem online yang direncanakan, tapi juga akan membuka layanan pembayaran melalui perbankan atau sistem payment.

Juni mendatang,akan diluncurkan sistem administrasi kesamsatan (sipamor). Di sisi lain,terkait tudingan DPRD yang menyatakan Samsat di kabupaten tidak berfungsi maksimal, ditampiknya. Sebaliknya, dengan sejumlah program yang diluncurkan itu, sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan. “Saat ini kami berupaya memilah- milah 1,2 juta wajib pajak yang di antaranya ditemukan menunggak sesuai temuan BPK tahun ini mencapai Rp102 miliar lebih.

Dari jumlah itu, tidak semuanya bisa dimasukkan ke kas daerah, bergantung lama tunggakannya,” tandasnya. Sekretaris Komisi C Ariady Arsal menilai, pelayanan Samsat Dispenda di kabupaten belum maksimal. Itu ditandai dengan masih banyaknya wajib pajak yang sulit tertagih, khususnya yang berada di daerah terpencil. Demikian Update Info tentang Samsat Drive Thru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel