Serbuan lalat ke pemukiman

Sejak sepekan terakhir, warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dipusingkan serbuan lalat ke pemukiman. Hal ini membuat banyak warga menyiapkan perangkap untuk mengusir lalat. Penyebab banyaknya lalat ini disinyalir berasal dari ampas sawit yang terkena guyuran hujan. Di sejumlah tempat, warga sibuk mengurusi serbuan lalat.Yang paling direpotkan adalah pemilik rumah makan dan warga yang pemukimannya kotor. Seperti Rumah Makan Fenny di Kecamatan Keluang,yang kiandisibukkanolehserbuanlalat.

Warga yang makan harus resah dan kurang nyaman mengingat banyaknya lalat.Pemilik warung, Fenny, menuturkan, sudah sejak seminggu terakhir ini ratusan lalat kerap datang. Fenny pun sudah berupaya mengusir lalat-lalat tersebut dengan menyalakan lilin di atas meja. Namun, tetap saja serangga bersayap ini tidak bergeming.

“Kami pusing,banyak sekali lalat di sini,”katanya seraya menyiapkan lilin untuk mengusir lalat-lalat tersebut. Hal yang sama juga dirasakan pemilik rumah makan di kawasan Sungaililin dan Bayunglencir. Untuk mengatasi serbuan lalat, selain menyalakan lilin, banyak pedagang yang menyajikan daun pepaya muda di atas meja yang ditaruh di dalam gelas berisikan air asin.

Menurut banyak warga,daun pepaya ini dipercaya bisa mengusir lalat dari meja makan. “Kami juga gak tahu kok bisa banyaklalat.Mungkindaribekas ampas sawit yang terkena hujan. Dengan daun pepaya ini agak berkurang,” kata Yanto, warga KecamatanTungkal Jaya, Muba. Menyikapi ini, Kepala Dinas Kesehatan Muba Taufik Rusydi menjelaskan, seekor lalat dalam beberapa jam bisa “menginfeksi”makanan dengan berjuta-juta kuman.

Lalat dalam membawa kotoran bukan saja pada kakinya yang berbulu, melainkan juga pada semacam kantong yang diisinya sewaktu makan. Setelah mengambil makanan secukupnya dari timbunan kotoran, lalat akan beristirahat dan mencerna makanan tadi. Lalat kemudian akan mengeluarkan kotoran hasil pencernaannya tadi ke makanan yang dihinggapinya atau berbagai tempat, seperti meja makan, tembok atau bahkan dalam bak air. Menurut dia, kotoran yang dikeluarkan lalat mengandung berbagai macam-macam kuman, seperti tyhpus abdominalis, kolera, disenteri, scarlatina, diphteria,polio malahan telur cacing dan parasit usus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel