Wariyanto

Bantuan dari pembaca Kompas.com, Kamis (15/3/2012) kembali diberikan kepada Wariyanto (33) warga Bapang Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang. Wariyanto dan keluarganya tak menyangka akan mendapatkan bantuan dari pembaca Kompas.com lagi, karena bantuan serupa pernah diterimanya pada akhir Februari lalu sebesar Rp 1,5 juta.

"Kalau saja tahu nama dan alamatnya satu persatu, saya akan kirim surat ucapan terima kasih. bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,'' kata Wariyanto.

Wariyanto adalah ayah dari Muhammad Arkaprawira Ardiansyah, balita penderita radang otak yang meninggal di RSUD Tugurejo Semarang karena gagal operasi. Buruh mebel itupun terjerat utang karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit. Kartu Jamkesmas yang diharapkannya akan memperingan utangnya di rumah sakit hingga kini tak kunjung rampung.

Rencananya, bantuan kedua dari pembaca Kompas.com sebesar Rp 2,5 juta itu akan digunakannya untuk melunasi utangnya di kas RW dan RT setempat. Ia berutang untuk membiayai Arka ketika masuk klinik Larisma dan RS Ken Saras Bawen.

Dalam kondisi yang serba kekurangan inipun, ternyata masih ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Menurut Wariyanto minggu lalu ia mendapat bantuan dari Dinas Sosial setempat melalui tetangga yang menguruskannya sebesar Rp 2 juta. Namun uang itu tak diterimanya utuh. "Yang satu juta katanya untuk operasional dan pengurusan kartu Jamkesmas. Saya tak bisa protes karena saya tak paham cara mengurusnya," jelas Wariyanto.

Wariyanto berharap semua urusannya di RSUD Tugurejo Semarang segera selesai. Saat ini KTP milik istrinya dan uang Rp 800 ribu masih menjadi jaminan sampai ia bisa menunjukkan kartu Jamkesmas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel